
Waaaaaah…..
betapa nikmatnya minum es di cuaca yang terik ya, pasti menyegarkan dan
menjadi pelepas dahaga, semua orang pun akan mencari yang namanya es,
apalagi ditambah dengan sajian es yang beraneka ragam dengan campurannya
sebagai pelengkap es tersebut yang sangat menggugah selera, tapi entah
mengapa banyak yang berpendapat bahwa kalau kita mengkonsumsi es, dapat
menyebabkan kegemukan atau membuat tubuh melar. Benarkah demikian?
Semua
orang suka minum air es, selain dingin minuman air es juga menyegarkan,
tak ayal air es selalu menjadi pilihan utama disetiap aktivitas
termasuk sehabis olahraga. Tapi sebagian orang mulai menghindari air es,
pasalnya air es disebut sebagai biang keladi tubuh menjadi melar,
karena mereka percaya kalo minum air es dapat memperlambat metabolisme
dalam tubuh. Hmmmmm….Udah kaya penjahat aja ya es itu !!! 

Tapi
tunggu dulu jangan langsung nge’judge demikian, karena itu sama sekali
tidak benar, malahan minum air es justru menurunkan berat badan, Lho kok
bisa gitu?? pasalnya air es dapat mempercepat proses metabolisme
didalam tubuh kita.Mengapa demikian? Jawabanya adalah karena perbedaan suhu tubuh dan air yang diminum menyebabkan efek thermogenesis,
Sehingga tubuh ikut membakar kalori yang berasal dari lemak, dengan
minum air es 1,5 liter per hari dapat meningkatkan metabolisme tubuh
hingga 48 kalori.
Dan
kamu harus tahu, setiap orang memilki kecepatan metabolisme yang
berbeda-beda. Sekitar 85% proses metabolism dipengaruhi oleh kebiasaan
makan, sisanya dipengaruhi faktor genetik yaitu 15%. Nah yang mengatur
metabolisme tubuh adalah hormon tiroid, bila seseorang kelebihan hormon tiroid maka disebut juga dengan Hipertiroid.
Ini artinya proses metabolisme berlangsung cepat sekitar sejam, padahal
normalnya metabolisme itu berlangsung sekitar dua jam lho.
Sebaliknya, bila hormon tiroid itu kurang disebut dengan Hipotiroid, dan ini artinya proses metabolisme sangat lambat, sehingga tubuh mudah gemuk. Pada orang yang Hipotiroid hal yang perlu dilakukan lebih dulu bukanlah diet, melainkan menyeimbangkan hormone tiriod. Sehingga berat badan otomatis akan turun dan normal.
Bila berat badan orang bertubuh gemuk tetap tidak turun padahal sudah menjalani diet sesuai anjuran dokter, maka sebaiknya hormone tiroid
nya diperiksa oleh dokter spesialis, dan jangan lupa pula proses
penuaan berperan terhadap melambatnya kecepatan metabolism tubuh.
Pada
dasarnya air biasa dan air es memiliki jumlah kalori yang sama, yaitu 0
kalori. Namun suhu dingin yang ada pada air es tersebutlah yang akan
memicu tubuh untuk menetralkan suhunya, tujuannya agar sesuai dengan
suhu tubuh normal yaitu 37°C. Air es yang memilki suhu 0-5°C, saat
masuk dalam tubuh suhunya bisa dinetralkan kembali oleh tubuh. Maka
tidak heran jika banyak minuman air es, pada saat kita buang air kecil
suhu air seni atau urine yang keluar biasanya terasa hangat, jadi sama
sekali tidak bersuhu dingin seperti air es yang tadi kita minum, kenapa
bisa demikian?
Ini bisa terjadi karena tubuh memilki sistem balance
atau keseimbangan yang menjaga agar suhu tubuh tetap stabil. Didalam
tubuh ini ada kalori yang berfungsi untuk menetralkan suhu dari luar,
dan selam masih ada kalori maka otomatis akan ada pembakaran dari dalam.
Sebaliknya, bila kalori yang dibutuhkan untuk menghangatkan tubuh pada
kisaran 37°C kurang,
maka tidak ada pembakaran cadangan lemak tubuh. Tapi bila semakin
banyak cadangan lemak yang berhasil diubah menjadi energi panas, maka
kemungkinan mengalami obesitas semakin kecil.
Jadi
semakin banyak air es yang dikonsumsi, maka akan semakin banyak jumlah
kalori tubuh yang dibakar, tentu saja untuk menghasilkan panas demi
menghangatkan air es agar mencapai suhu normal. Namun sebaiknya jangan
terlalu banyak mengkonsumsi air es , terutama sehabis berolahraga supaya
terhindar dari penurunan drastis suhu tubuh. Minum air es sehabis
berolahraga yang diperbolehkan adalah bersuhu 5°C dan batas dingin yang dapat ditoleransi adalah 4°C, adapun jumlah air es yang diminum kira-kira 500cc atau sekitar setengah liter botol air mineral.
Yang
perlu diperhatikan adalah jika meminum satu botol air dingin sekaligus
setelah berolahraga, ada kemungkinan kepala menjadi pusing, pasalnya
sistem syaraf pusat tidak cukup siap merespon perpindahan dari panas ke
dingin yang terlalu cepat. Maka, disarankan minum satu-dua teguk supaya
beradaptasi dengan tubuh, baru minum dalm jumlah banyak, Nah jangan
terlalu terburu-buru ya pada saat kita minum, lebih baik minum dengan
tenang tapi sehat, dari pada minum terburu-buru namun mengakibatkan yang
buruk.
Sumber : http://www.oktabiz.com/Lifestyle/tabid/112/articleType/ArticleView/articleId/546/Gemuk-akibat-minum-air-es-benarkah-.aspx
Tidak ada komentar:
Posting Komentar